marchellinus' posts with tag: makanan

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag makanan
Photo AlbumId-P @ Poke Sushi (2 photos)Jun 22, '08 9:52 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Acara belajar motret makanan yang diprakarsai oleh master AW di Poke Sushi Mal Pondok Indah 2, Sabtu lalu. Banyak juga yang ngikut yah ... seru nih kalo tiap hunting rame terus begini :D

Ada beberapa hal yang kepingin saya share disini. Pertama adalah presentasi makanan. Dari sononya, orang Jepun hampir selalu menyajikan sesuatu secara serius dan 'niat banget'. Gaya packaging untuk produk di negara itu bahkan menjadi salah satu kiblat dunia. Begitu pula dengan makanan. Sushi dan sashimi adalah satu makanan yang 'cuma sebegitu doangan' (dalam bahasa saya). Daging mentah atau apalah yang diletakkan diatas segumpal nasi dan untuk sashimi lebih parah lagi ... potongan daging mentah doang ... apa hebatnya?

Nah, hebatnya adalah para ahli makanan Jepun yang menciptakan penyajian yang cantik dari bahan-bahan yang sangat sederhana tersebut. Sushi dan sashimi disajikan dengan presentasi unik, bahkan besaran tiap potongan daging pun seragam. Warna-warna alami daging kemudian dipadukan dengan warna wasabi, jahe merah, shoyu, daun-daunan (sebagai garnish), dan biasanya alat makan pun jadi perhatian yang tidak kalah seriusnya.

Biasanya pun, sushi dan sashimi disajikan secara egois satu sama lain, tidak bercampur baur menjadi satu. Dalam sajian moriawase pun, masing-masing kategori akan ditata dengan cantik, tidak seperti penataan nasi pecel. Dengan kata lain, space dan posisi sangat menentukan keindahan.

Hal kedua adalah lighting. Dengan dukungan ko Aco, kita berkesempatan mencoba berbagai setting dan cara. Dari table top hingga menggunakan meja biasa, dan dari continuous light hingga pemakaian soft box. Kekurangan dan kelebihan masing-masing alat bisa terkuak pada sesi ini (dan terus kalo puas bisa langsung pesen ke ko Aco :D).

Sayangnya ada 1 hal yang kurang. Eksplorasi. Kebebasan untuk mengatur lampu dan susunan makanan ternyata tidak digunakan maksimal oleh teman-teman, alias banyak yang pasrah. Mungkin karena enggak enak dengan teman lain yang masih serius motret, atau enggak pede, akhirnya paling banter cuma ganti makanan dengan menu lain. Padahal master Prama siap di tempat untuk dipake sebagai narasumber ... asal dikasih makan.

Ada beberapa teman ada yang bermain dengan CLS, gel warna kombinasi, snoot dadakan, reflektor, kain putih, hingga kursi :):):), tapi sayangnya sosialisasinya kurang luas, jadi akhirnya transfer ilmunya juga kurang.

Asyiknya, teman-teman semuanya semangat banget buat motret. Wah, bro AW mesti sering-sering bikin acara nih ... selalu sukses kayane, hehehehe.




PS:

Saya mau protes kepada oom master Gondrong yang malu-malu untuk membagi ilmunya di acara ini, padahal ilmunya sudah cukup terkenal di dunia kangouw.


Mas Ryan, tengkiyu kaosnya yaaak.

Photo AlbumMakanan Nusantara (10 photos)Mar 12, '08 12:53 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Ini adalah sebagian dari makanan seantero Nusantara, tersedia di WATA Kitchen, area food court Pasaraya Grande, Blok M, Jakarta.


Photo AlbumMatoa, sepenggal rasa Papua (4 photos)Sep 5, '07 6:09 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd


Pernahkah Anda mendengar buah yang bernama Matoa? Sebenarnya saya sudah berkenalan dengan buah ini bertahun yang lalu, tetapi sayangnya hanya sekilas dan kemudian terlupakan begitu saja hingga saya hanya dapat mengingat nama dan bentuknya saja.

Beberapa kali saya menemukan buah tersebut di gerai spesialis penjual buah seperti All Fresh, Total, Fruiterie, hingga Rezeki. Sayangnya ketersediaan si buah asal Papua ini tidak sebaik nasib buah-buahan 'normal' lainnya. Mungkin musiman, mungkin juga karena kesulitan yang lain.

Buah Matoa, sekilas seperti Alpukat Mentega yang kecil dalam bentuk melonjong, dihiasi dengan bintik-bintik hitam yang tersebar acak di sekujur kulitnya. Apabila mendekati keadaan matang, warna hijaunya akan cenderung menguning. Setelah dipegang, kulit yang sedikit keras akan terasa. Mungkin analogi yang mirip adalah seperti kulit Kelengkeng tetapi sedikit lebih tebal, dengan selaput pelindung atau membran tipis seperti kulit ari buah Rambutan.

Guess what? Buahnya juga tampak seperti Rambutan, hanya saja kandungan airnya tidak sebanyak itu. Terasa lebih berserat pada daging, dan ... rasanya ... rasanya ... bayangkan Anda makan Durian dengan aroma dan rasa yang tipis, ditambah dengan kesan menyegarkan ... nah!

Biji yang memiliki bentuk seperti kacang Almond, sama sekali tidak lengket dengan daging buah, mungkin istilah yang mewakili (biasanya digunakan untuk Rambutan - by Javanese) adalah 'ngelotok'. Tidak selicin Kelengkeng, tapi juga tidak sekasar biji Rambutan yang paling licin.

Selamat menikmati.



EOS 20D + CZ 50mm f/1.4 + 580EX + 550EX

Photo AlbumUltah Heri @ Q (15 photos)Jun 11, '07 10:08 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Selamat ultah, Her. Semoga diberkati Tuhan selalu yaa.

PS: maap dah lama bener :-)

Photo AlbumMakanan Sekilas (4 photos)Jun 1, '07 11:34 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Di Banjarmasin dan Palangkaraya cuma sempet nyobain beberapa makanan, yang sebenernya juga agak susah nyarinya.

Tapiiiii, paling fenomenal ya sayur rotan :)

Photo AlbumKopi Helang (11 photos)Apr 17, '07 10:53 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Ya, Helang, bukan Elang :)

Oleh-oleh dari Viel waktu ke Penang, kopi yang menarik. Tinggal tunggu Viel upload foto-foto coffee roasting-nya disana.

Kopinya sangat creamy, buttery, bitter, and heavy. Mengingatkan pada kopi Jambi yang diseduh pakai kaus kaki, biji digiling kasar dan punya tone gosong sedikit, hanya saja rasa butter-nya bener-bener dari butter :)

Masih belum diexplore lebih lanjut ...

Thank you, dear.

Photo AlbumCap Go Meh Bogor 2007 (28 photos)Mar 7, '07 12:35 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Persiapan singkat, team yang solid, mimpi besar, dan eksekusi yang sangat merefleksikan gotong royong sungguh menjadi wujud bersatunya warga Bogor dan sekitarnya.

Pesta Rakyat Bogor, itulah tajuk perayaan Cap Go Meh Bogor 2007 ini. Mengusung beberapa acara baru, yang pertama adalah pembuatan lontong sepajang 25,58 meter yang kemudian terwujud pada menu Lontong Cap Go Meh dan dibagikan kepada para undangan yang kebanyakan adalah anak yatim piatu. Acara kedua adalah Food Festival yang menghadirkan makanan khas Bogor. Pada saat itu panitia yang bekerjasama dengan Jalansutra berhasil menghadirkan Bubur Sagu Rangi, Bubur Jali, Pangsit Penganten, Nasi Uduk, Doclang, Toge Goreng, Comro, Laksa Bogor, Asinan, dan Sangu Tutug Oncom. Semua makanan ludes dalam waktu singkat! Thanx to team tukang obat!

Arak-arakan kali ini kedapatan tamu istimewa dari VIhara Avalokitesvara, Gunung Kalong, Ungaran, Semarang. Joli yang dibawa untuk arak-arakan ini sunguh istimewa. Iringan musik yang menggunakan alat tiup, gerakan yang menyerupai menari untuk para pembawa joli, dan tentu saja kekompakan mereka menyemangati kita semua untuk menempuh jarak yang cukup panjang. Sun Go Kong CS yang menampilkan demonstrasi jurus-jurus wushu pantas diacungi jempol, dan Sisingaan kali ini entah mengapa sungguh terasa sangat spesial, terlihat berbeda dari tahun sebelumnya. Babe Mali dengan Tanjidornya sangat setia mengiringi arak-arakan ini dari tahun 50an. Gie Say dari Sukabumi juga tidak bisa dilupakan. Suara tambur dan rupa barong yang khas, sungguh dapat membuat penonton terpesona.

Singgah di 2 vihara lainnya, yaitu Dharmakaya dan Buddhasena, arak-arakan dimulai dari vihara Dhanagun dan akhirnya menghasilkan panjang 1,5 kilometer! Tentu saja Jl. Suryakencana, Jl. Siliwangi, dan sebagian Jl. Batutulis ditutup demi kepentingan bersama. Seakan semua tumpah ruah disana, puluhan ribu orang memadati rute tersebut. Sebagian dari penonton ikut menempuh seluruh rute, seakan tidak ingin ketinggalan atraksi yang akan ditampilkan. Bahkan banyak sekali orang-orang yang bukan umat dari vihara terlihat ikut memanggul joli.

Hari yang indah, makanan yang enak, atraksi yang seru, suasana yang meriah, teman-teman yang luar biasa, dan ... capek luar biasa setelahnya :))

Sampai jumpa di Jie It Meh, Sukabumi di hari Sabtu ini ... Atau, tunggu tahun depan di perayaan Cap Go Meh Bogor 2008


PS:
- maaf foto-fotonya dikit, karena harus sering berlari sana-sini akibat tugas.
- temen-temen jangan lupa upload foto-fotonya yaaaa

Photo AlbumSate Afrika!!! (20 photos)Sep 19, '06 8:15 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hari kedua ..... Ya! Hari kedua! Setelah hari pertama cuma bisa nyicip jerohannya aja, langsung kita pesan 4 porsi (which is sebenernya untuk 8 orang) untuk disantap berempat (semula cuma bertiga lhooo, tapi tetap yakin .. secara personelnya memang meyakinkan).

Sate Afrika adalah makanan yang sebenarnya secara de facto bukanlah sate, tetapi daging bakar. Uniknya, rasa yang sederhana berlindung di balik kualitas daging yang baik plus tingkat kematangan yang sempurna menjadikan hidangan ini sangat digemari oleh penikmat daging domba.

Keunikan selanjutnya adalah pisang goreng yang digoreng menggunakan margarin, terhidang di atas meja sebagai teman makan daging domba bakar ini. Rasa manis alami pada pisang bergabung dengan tone asin pada daging, yang kemudian dipadu dengan rasa kompleks bumbu cocolan yang terdiri dari sambal, mustard, dan kecap manis .... hmmm ....

Rekomendasi dapat tercermin dari tandasnya piring daging tersebut dan 3 porsi ekstra untuk saya bawa pulang ke rumah.

Lokasinya: Sebelah Museum Tekstil, Tanah Abang.


Personnel (sorted by portion): Vieldhie, Antonov, Wildan, and me (it's trueee!!).






note: saya belum tanya pak Haji asalnya dari mana, tapi kalo dari lambang yang dipakai di bajunya, boleh jadi dia berasal dari negara di Afrika Barat, http://en.wikipedia.org/wiki/Mauritania


Photo AlbumPerayaan Ultah JS ke-3 (58 photos)Sep 10, '06 10:54 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Karena beberapa halangan, hari ulang tahun Jalansutra yang seharusnya jatuh di bulan Mei baru dapat dilaksanakan bulan ini. Dengan tetap mengusung semangat sebagai penyandang predikat pemakan segala, para anggota tetap menjalankan 'tugasnya' masing-masing.

Beberapa kelompok berbeda tersebar di berbagai lokasi dan kemudian berkumpul di Museum Keramik pada sore hari untuk acara puncak, yaitu tiup lilin dan potong kue ulang tahun oleh ... siapa lagi kalau bukan Kepala Suku.

Saya sendiri menyusup di Li Yen (merasa terjebak), dilanjutkan ke Sate Kuah di Pasar Pagi Lama, dan akhirnya berkumpul dengan anggota lain di Museum Keramik.

Selamat Ulang Tahun Jalansutra.

Photo AlbumAJihara (5 photos)May 20, '06 1:51 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Kesini mendadak banget, gak ada rencana .. tiba-tiba tercetus waktu cari makan bareng sama Alin, selepas siaran sore tadi. TKP di Melawai.

Motret-motret asal, WB auto, blum diubah kemana mana.

Photo AlbumSerpong Mengenyangkan (39 photos)May 14, '06 12:07 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Special Thanx to Hasan Jayusman

Dimulai dari ajakan jeng Hannysan, akhirnya kita sepakat untuk mengitari daerah tempat tinggalnya dan berburu makanan yang dijual di sekitar situ. Variasinya sungguh luar biasa, dari makanan Betawi hingga makanan khas Pontianak pun ada.

Just watch.


PS: Foto-foto lain bisa dilihat di http://vieldhie.multiply.com/photos/album/17

dan untuk cerita ala kadarnya bisa langsung ke http://marchellinus.multiply.com/journal/item/6

Enjoy!


Blog EntrySerpong Memang MengenyangkanMay 14, '06 6:39 AM
for everyone
Akhirnya saya bisa punya kesempatan nulis juga

Minggu lalu, event di bagian kalender yg bisa dilihat disini terlaksana juga. Pertama yg datang adalah Lorentia, Khristy, Grace, Harry, dan Yohan. Di pasar modern BSD kita sarapan Bakmie Siantar, Bakmie Kepiting dan Nasi Campur A Yau, yang sebelumnya diawali dengan nyemil Serabi Notosuman . Di sesi pertama ini, pemenang rasa adalah Serabi karena creamy dan milky, sedangkan pemenang porsi adalah Nasi Campur. Serabinya memang paling sip kalau dinikmati selagi panas, so datanglah langsung kesana.

Dari situ kita meluncur ke Gading Serpong, parkir di kantor Summarecon, kita langsung menuju ke sebuah ruko disana, menikmati Nasi Liwet Solo dan Timlo Solo. Disini bergabung lagi Vieldhie, Antonov dan adiknya, juga si penggagas acara, Jeng Hanny Santoso. Timlo Solonya menyegarkan, ringan, dan cocok banget buat sarapan. Nasi liwetnya sendiri termasuk dalam kategori cukup baik, tapi enggak ada surprise di situ.

Nah, dari situ kita meluncur ke pasar modern Gading Serpong, cari nasi pindang di sela-sela pasar yang sudah mulai sepi. Sebelum masuk ke blok yang dituju, pandangan mata saya terlempar ke pojok jauh sana yang bertuliskan Celebes Coffee. Sebagai penggemar kopi, tentu saja langkah kaki saya menyambut tawaran penglihatan mata tadi.

3 kopi yang saya coba ternyata tidak semuanya mengejutkan. Akhirnya kita beranjak setelah melakukan coffee tasting kecil-kecilan disitu. Sepiring nasi pindang yang dialasi daun pisang dan ditemani dengan perkedel pun datang dan menghampiri mulut yang masih lahap ini. Rasa sejatinya agak-agak hilang, malah mengesankan seperti nasi rawon yang powerless, tapi makanannya sendiri sih ok banget. Karena tidak otentik bukan berarti tidak bisa diterima oleh lidah kita bukan?

Rumah makan khas makanan Palembang yang terletak di seberang kompleks langsung kita jelajahi setelah menu sebelumnya habis. Es Kacang Merah, Ketan dengan Saus Duren, Burgo, Kue Srikaya, dan Pempek. Pemenangnya Es Kacang Merah, karena sisanya kurang otentik - diselaraskan dengan lidah orang Jakarta! Bahkan Burgo rasanya jadi kayak Kari Ayam, hehehehe.

Beranjak dari situ kita mencicipi mie Titee .. basically not recommended, tapi sosis daging babi home made dengan kuah kecapnya boleh dicoba. Mirip sekali dengan masakan mami saya di rumah. Dibuat dari usus halus babi yang kemudian di-stuff dengan daging babi dengan bumbu lada, garam, bawang putih, dan dicincang.

Setelah berputar balk, kita menuju ke arah BSD dan menghampiri soto betawi cabang dari Asemka, Kota. Soto Betawinya tampak berbeda, dengan tone orange dan wangi cabe, sepertinya akan cukup pedas, saya pikir. Satu varian menu yang sangat menarik adalah oseng. Daging soto dipisahkan dan ditumis dahulu dengan bawang merah, bawang putih, dan cabe rawit potong. Kemudian si tumisan ini dihidangkan dengan kuah soto yang light dan segar.

Kami berpisah sebentar untuk rehat .. saya mencari secangkir kopi atau teh untuk dinikmati sore-sore. Ternyata sebelum sempat menyeruput kopi, sudah ada panggilan dari jeng Hanny untuk terus ke porsi yang selanjutnya. Bubur ayam Benteng! Ini yang kita tunggu-tunggu . Daging ayam mentah yang sudah dicincang dibentuk kembali dalam lembaran2 tipis dan diletakkan di atas bubur panas yang plain. Sesaat setelah itu, kemudian bubur diaduk-aduk sampai rata dan daging ayamnya matang di dalam bubur! Kemudian di mangkuk disiapkan potongan daun selada, minyak bawang, dan tong cai. Setelah dicampur, ditaburi bawang goreng kentang khas Tangerang ... rasanya ... huhuy. Cobain deh sendiri!

Belum beres makan, jeng Hanny cerita soal sate babi yang maut .. setelah ceritanya beres dan meyakinkan kita untuk mencoba, telepon diangkat dan *Voila!* tukang sate babi datang dalam hitungan menit dengan sepeda motornya. Sate babi manis dengan pilihan daging, usus, hati, dan kulit hadir di depan kita. Dibakar di tempat, langsung hadir di meja makan secepat kilat pula. Teksturnya luar biasa .. terbaik! Pecenongan lewat jauh!

Pulang dari lokasi tersebut, kita menuju ke WTC untuk melihat dan mencoba jajanan jawa di dalam mall. Depot HTS, dan jeng Hanny memesan Ote-ote, tahu petis, onde-onde, dan wedang ronde. Overall, makanan yang mereka sajikan bisa mengobati rasa kangen akan ote-ote porong yang yahud itu, walaupun memang jauh dari sama.

Pulang dengan tangan hampa (lha ga bawa apa2) dan perut penuh (lihat aja berapa menu diatas!), memendam perasaan bahwa masih belum semua bisa dieksplor, dan kita tunggu timbangan di rumah bergerak berlawanan dengan arah jarum jam dahulu, baru kemudian kita bikin lagi acara serupa.


PS:
- Foto-foto sementara bisa dilihat di albumnya Vieldhie, klik langsung disini
- Foto-foto saya belum diconvert sama sekali .. but i will post it ASAP.

PSnya PS:
- Jeng Hanny itu cowok, hati-hati tertipu
- Perut para peserta tidak sebesar yang anda bayangkan
- Anak2 Id-Photo ga ada lagi yg gabung, pada kemanaaaa woooii
- Makan terlalu banyak akan berbahaya bagi kantong. Bila nafsu berlanjut, hubungi saya.

Foto-foto versi saya bisa dilihat disini .. ENJOY!

Photo AlbumNafsu ... Makan (9 photos)Apr 19, '06 10:55 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Various shot of Indonesian Food


Taken without additional flashlight

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help